Sabtu, 17 Maret 2012

Cara Membuat Proposal Promkes

Pembuatan proposal ini sangat penting ketika hendak melakukan promo kesehatan, karena proposal ini merupakan pemohonan izin dan bantuan untuk terlaksananya promo kesehatan tersebut. Dalam membuat proposal ada 5 unsur yang perlu diperhatikan, diantaranya:
1.      Analisis Kebutuhan
Di analisis kebutuhan menjelaskan kenapa diperlukan promo kesehatan tersebut, misalkan promosi kesehatan tentang bahaya rokok, di dalam analisis kebutuhan tersebut harus bisa menjawab “kenapa rokok itu berbahaya?”. Jangan lupa untuk mencantumkan kasus-kasus yang telah terjadi berkaitan dengan apa yang akan menjadi tema utama promosi kesehatan kita (misal, 8 juta penduduk meledak kepalaya ketika merokok hehehe…. Yang pasti harus realistis ya!!). Brand image juga tidak kalah pentingnya so, jangan lupa dimuat ok!. Tetapkan juga latar belakang penetapan brand image dan tujuannya.
2.      Sasaran Program
Di sasaran program anda dapat mencantumkan siapa saja yang akan menjadi sasaran dari promosi kesehatan yang telah anda buat yang sisesuaikan dengan lingkup yang akan anda garap dalam melakukan promosi kesehatan (individu, kelompok, keluarga, masyarakat)
3.      Tujuan Program
Di tujuan program anda cantumkan hasil yang anda harapkan, anda dapat menggunakan strategi SMART untuk membuat tujuan program.
a.       Specific (tertentu)                   
b.      Measureable (dapat diukur)
c.       Time Bound
d.      Realistic
e.      Appropriate (tepat)

4.      Rancangan Program
Di rancangan program merancang program demi terciptanya promosi kesehatan yang baik, langkah-langkanya sebagai berikut:
a.      Buat tim penyuluhan
b.      Buat media dan persiapan alat (dibuat daftar beserta harga dan jumlah)
c.       Membuat jadwal penyuluhan

5.      Penyusunan Pesan Utama
Yang terakhir di penyusunan pesan utama merupakan pembuatan slogan-slogan yang menarik, lebih banyak dan menarik lebih baik.
Untuk contoh proposalnya Klik Di Sini kalau gagal Klik Di Sini

Alhamdulillah… beres juga hehehe, somoga bisa membatu J




Related Articel:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar